Ciput's posts with tag: [anak]
|  | Secara ga mudik dan ga punya kampung u/ dimudikin, akhirnya gw sama Bunda sepakat u/ ngajak anak2 berlibur sejenak *halah* ke villa eyang gw di Cipanas, Cianjur.
Hareee geneee ke Puncak? Ga macet tuh? Ya macet lah... masak ya macet donk :D
Alhamdulilah berangkat Jumat malem jam 19.00 WIB dan merapat di TKP (Villa Pesona Anggrek Cipanas) jam 21.30 WIB. Tiba di Gadog pas jam buka arus searah turun, jadinya ga kena macet panjang.
Sabtunya mau ke TSI, malah kena macet mulai dari Puncak Pass s/d Gunung Mas (3 jam u/ jarak 2 km!) akhirnya putar arah dan janjian ketemu anggota TeRuCI dari Cianjur di Kampung Brasco (FO) di Pacet.
Malamnya kopdar dengan RR DTC (Daihatsu Taruna Club) di Sanggabuwana Hotel Cipanas, usai makan malam di RM Ayam Goreng Cianjur di Cipanas.
Minggu pagi jajal lagi turun ke TSI, kena antrian di Tugu selama 1/2 jam, akhirnya tiba di TSI jam 10.00 WIB. Di TSI ramainya ngelebihin PRJ dah! Ya iya lah libur panjang gitu loh. Anak2 senang bisa naik gajah dan kuda poni... Alhamdulillah mereka senang dah.
Turun Minggu sore jam 15.00 WIB dan tiba di UKI 16.45 WIB. Lancar beibeh... semua berkat info lalin yg akurat yg gw pantau dari freq. PJR di rakom gw :yess: |
|  | Ulang tahun Dito yg ke-5 sebenarnya jatuh pada tanggal 2 September 2008. Tapi secara hari kerja dan sudah masuk bulan puasa, alhasil acaranya diubah menjadi buka bersama keluarga besar: ortu, mertua, saudara kandung, ipar2, sepupu dan keponakan2.
Untung Bunda punya hobi bikin cake dan cookies, jadi tetap ada kue tart dengan lilin yg siap ditiup oleh Dito dikerubungi sepupu2nya. Yah prihatin sih emang, namun yg penting anak gw ini sehat wal afiat dan tambah pinter. |
|  | Wedew... ga terasa udah 1 tahun usia anak ketiga (mudah2an bungsu juga) saya ini. Sayang disayang, ultahnya tidak bisa meriah, cuma bisa bikin kue tart sendiri dan ditiup semalam, sepulang saya dari kantor. Maafkan Ayah ya Nak. Insya Allah kalau sudah gajian, Ayah belikan kamu hadiah deh.
Kadang ga enak hati juga, secara waktu lahir pun ga saya tungguin, lantaran saya masih dalam perjalanan pulang dari Padang (Sumbar) waktu itu (kisah selengkapnya baca di sini deh). Tapi yang penting khan do'anya ya.... Semoga, semoga dan semoga... |
|  | Secara liburan sekolah kemarin ga bisa ajak anak2 liburan kemana2, eh kebetulan diajak teman2 komunitas AvanzaXenia.net touring dan kopdar ultah ke 2 komunitas mereka di Tenjolaya Park, Kec. Tamanjaya, Kab. Bogor.
Resor yg sebenarnya milik pribadi ini, sengaja dipinjam teman2 secara fasilitas yg ada di sana bagus u/ anak2, spt peternakan sapi *anak2 diijinin merah susu loh, sayang sayanya malah sibuk acara doorprize, jadi ga kefoto :(*, terus ada juga mini zoo (isinya rusa, merak dan kalkun) selain kolam ikan yg gwede banget.
Anak2 puas main sama teman2 baru, anak2nya teman2 AXNet, meski ga dikasih ijin naik ATV :huh: Bahkan Hito merdeka menjelajah ke sana kemari ga dilarang main kotor2.
Yak liburan yg murmer, secara cuma bayar makan siang, tol dan bensin! Palagi dagangan bioethanol dan dagangan Bunda (baju dan merchandise Naruto) laris manis tanjung kimpul!
2TU buat teman2 AXNet u/ liburan yg murmer ini. Thanks a lot guys. |
"Ayah, Dito khan udah dewasa loh", begitu ucap Dito, anak saya yg berusia hampir 5 tahun pada suatu ketika. "Hebat dong, kok bisa udah dewasa Mas?", begitu tukas saya."Iya, khan Dito udah punya cita-cita", jawab Dito mantap."Oya? Apa sih cita-cita Mas Dito?", tanya saya penasaran."Dito mau bikin rumah Holchim, jadi pemadam kebakaran, terus ngecet rumah!", jawab Dito mantap.Ooooo rupanya gara-gara tempo hari Dito pergi ke Kidzania bersama teman-teman sekolahnya, makanya dia punya cita-cita seperti itu. Bukan lagi seperti jaman saya kecil dulu, yg mana cita-cita saya adalah jadi pilot, terus berubah jadi dokter, terus jadi insinyur. Berubah-ubah tergantung mood! Jaman memang sudah berubah yak.Yg menarik saat saya tanya, "Kenapa Dito pingin bikin rumah Holchim, jadi pemadam kebakaran, terus ngecet rumah? Emangnya ga bisa jadi dokter atau pilot pesawat terbang?"
Apa coba jawab anak saya itu?
"Antri Ayah, banyak yg antri jadi dokter sama pilot. Dito males antri, mending bikin rumah Holchim aja!"
Hahaha... kecil-kecil anak saya ini sudah bisa berpikir pragmatis realistis. Ngapain susah-susah kalau ada yg cepat menghasilkan ya Nak? 
Dito juga cerita kalau ada temannya yg bercita-cita jadi tukang roti, penyiar radio, supir bus kota, jualan tiket pesawat, penjaga pom bensin, bahkan babysitter! Cita-cita yg tak pernah terlintas di benak saya saat seusia anak saya nomor dua ini.
Gambar dari sini *sayang kami tidak bisa ikut mengantar jadi tidak ada dokumentasi pribadi*
©ciput 2008 all rights reserved
|  | Nampaknya kami sekeluarga ketagihan liburan/piknik nih. Apalagi belakangan saya dan istri sibuk menggarap proyek kecil kami di berbagai kota di Indonesia Timur, alhasil seringkali kami hanya ada di rumah mulai Jumat s/d Minggu malam.
Secara proyek sudah usai kerjaan touring ke luar kotanya, akhirnya kami putuskan wiken ini kita berenang! Minggu (20/04/08) giliran The Jungle di Bogor Nirwana Resort yg jadi sasaran.
Bagi Hito, ini pengalaman pertama berenang di waterpark, setelah sebelumnya menjajal air panas di Ciater Spa & Resort Januari yl. Menit-menit pertama Hito rada shock dengan air yg lumayan rendah suhunya *mungkin air pegunungan* di kolam anak-anak yg airnya cuma semata kaki saya. Bahkan tadinya tidak mau didudukkan sendiri, maunya dipangku. Eh lama kelamaan kok enjoy bin comfort dia dan akhirnya malah ga mau mentas sama sekali! :))
Belakangan malah mau ditengkurapkan meski konsekuensinya beberapa kali Hito menenggak air yg mungkin kelihatan bening tapi belum tentu bersih dan bebas penyakit itu *ya iya lah dipakai orang banyak gitu loh*. Gpp lah nak, itung2 vitamin, biar cepet gede dan pintar.
©ciput 2008 all rights reserved |
|  | Ga mau kalah dengan Mas-masnya, Hito pun berenang! Ya berenang gaya bayi lah. Tapi ga ada takutnya itu loh... see his expression deh. Kakinya pun menjejak-jejak seolah2 tahu begitulah seharusnya berenang :D
Sorenya pileklah dia :D
Ga papa nak, biar pinter dan berani kayak Ayah *halah gubrakz*
Lokasi: Hotel Plaza Kota Bukit Indah, Cikampek Waktu: Sabtu 8 Desember 2007 |
|  | Seperti sudah diulas di jurnal sebelumnya, kalau saya sekeluarga bikin 'liburan' di Hotel Plaza Kota Bukit Indah, Cikampek (baca di sini. Acara utama: Vito Outbound! dan Kopdar TeRuCI di Resto Alam Sari.
Berikut ini liputan foto-foto Vito yg berOutbound ria, sendirian! Makin tinggi dan makin lengkap yg dia ikutin looh. Setelah yg pertama kalinya cuma sempat sebagian dia lakukan (baca ini).
TOP BGT dah anak sulung saya ini. |
|  | Wiken kemarin (21-23 Sept 2007) Vito kembali menemani saya berakhir pekan di Cikampek. Saat itu saya harus bekerja kejar tayang bersama para tenaga ahli di proyek yg saya kelola di Hotel Plaza Kota Bukit Indah Cikampek, yg terletak di tengah kerimbunan pepohonan jauh dari hiruk pikuk kota Jakarta.
Bukan sekali dua kali Vito, bersama Bunda dan adiknya Dito, berlibur ke hotel bintang 5 yg sudah jadi rumah keduanya, saking seringnya kami ke sana *bisa 8 kali dalam setahun!* Namun baru kali ini Vito mendapat pengalaman baru, secara biasanya waktunya dihabiskan dengan berenang, main sepeda bersama teman-temannya, anak-anak kolega saya yg sering juga ikutan orangtuanya ke mari.
Pengalaman baru itu adalah Outbound Camp. Di fasilitas yg baru disediakan hotel selama 2 bulan terakhir ini, Vito menjajal pelbagai permainan outdoor, seperti Flying Fox, Panjat Tebing dan Rapelling.
Sebenarnya mengejutkan juga bagi saya, secara anak ini dulunya ketakutan saat saya ajak bermain Flying Fox di stand Spiderman di Mal Taman Anggrek setengah tahun yl. Makanya saya bengong sewaktu dia minta ijin untuk bermain di fasilitas ini.
Buat saya, yg semasa remaja giat di pecinta alam, pramuka dan PMR, tentunya outdoor activities bukanlah kegiatan yg ajaib, bahkan saya sempat jengkel sama Vito secara dia ga berani naik Flying Fox tempo hari. Nyatanya wiken kali ini dia beri saya kejutan. Dia melakukan segala yg dulu pernah saya gemari ini di usianya yg baru 8 tahun! Lebih muda 8 tahun dari saat saya pertama kali menjajalnya.
BRAVO VITO! Ga rugi dah Ayah punya anak jagoan kayak kamu!
Review: Untuk ukuran harga, fasilitas ini sangat-sangat murah. Cukup merogoh kocek Rp. 15.000 u/ satu permainan, atau Rp. 50.000 untuk satu paket seluruhnya. Masih ada banyak permainan outdoor lainnya, selain yg 3 di atas. Worthed to try lah. |
Paling males sebenarnya belikan mainan untuk anak saya nomor 2, Dito McQueen. Selain pilihannya melulu mobil, dan lebih khusus lagi karakter Lightning McQueen dari film animasi Cars, umur mainannya jarang yg panjang. Paling lama 2 hari. Seperti yg barusan terjadi pada hari Minggu (02.09.07) kemarin, yg bertepatan dengan ultahnya yg keempat.
Secara saya sorenya harus terbang ke Semarang, alhasil hari itu justru kami tak melakukan apa-apa di rumah dan merencanakan merayakannya secara sederhana di sekolah sepulang saya dari luar kota. Tapi namanya juga anak kecil, yg ditanya pertama begitu kita kasih ucapan selamat ulang tahun saat dia bangun tidur, ya kado lah.
Alhasil saya pun tak tega melihat anak saya nan jahil bin cerdas ini tak dapat apa-apa di hari istimewanya ini. Saya lantas ajak dia pergi ke Pasar Gembrong. Tanpa basa-basi, Dito langsung raih mobil remote control karakter Lightning McQueen (Cars) kegemarannya.
Harganya sih tak seberapa, cuma saya tahu persis kelakuan anak saya satu ini, yg jarang awet sama mainan. Apalagi Bundanya sempat pesan agar membelikannya satu set mainan Lego, ketimbang mobil-mobilan. Tapi melihat raut wajahnya yg memohon dengan sangat, saya pun tak tega dan kocek pun dirogoh agak sedikit lebih dalam.
Dugaan saya benar adanya. Tiga hari kemudian, sepulang dari Semarang, saya dapati mobil-mobilan tersebut sudah patah roda depannya (lihat foto). Kata Bundanya, mobil-mobilan tersebut diduduki Dito! Huh! Itu mainan mahal Nak! 
|  | Sebenarnya Ultah Dito yg ke-4 jatuh pada tanggal 2 September, dan hari Minggu pula. Namun, secara saya kudu terbang ke Semarang sore harinya (baca juga ini dan ini), alhasil acara ultahnya tidak dirayakan tepat pada harinya, melainkan satu hari setelah saya kembali ke rumah dan diadakan di sekolah Dito, yaitu TKIT Nurul Iman Pondok Bambu.
Cukup dengan pesan kue tart di toko roti Buana deket rumah, bikin nasi kuning lengkap sama ayam goreng dan dadar suwir-suwir, terus goodie bag berisi snack... jadi deh ultah yg mayan ngirit. Yah maklum, bulan-bulan belakangan ini pengeluaran super duper banyak, apalagi pasca kelahiran adiknya Dito.
Mudah-mudahan ultahnya yg sederhana ini tak kalah berkesan bagi anak kami yg jahil bin iseng ini. Meski masih rada kesel juga secara mobil-mobilan remote Lightning McQueen yg saya beliin di Pasar Gembrong Minggu paginya, sudah rusak (patah ban depannya) sehari setelah dibeli :(
SELAMAT ULANG TAHUN ANAKKU! I LOVE U!
|
|  | Wiken minggu lalu, mungkin wiken tersibuk dalam sejarah hidup saya *halah hiperbola banget* Apalagi kalau mengingat hari Jumatnya saya baru tiba dari Balikpapan jam 11.00, Jumatan dan langsung menemui calon klien eh mitra bisnis di Patra Jasa dan tiba di rumah jam 16.00.
Hari Sabtu (25.08.07), kudunya pan istirahat tuh kenyataannya jadwal saya malah ga kunjung lega.
07.30: antar Dito ke sekolah di TKIT Nurul Iman, Pondok Bambu, hari ini ada acara karnaval 17an. Dito pakai beskap Jawa, pinjem dari Utinya, yg perias pengantin. Namanya karnaval anak TK, yg ada ortunya yg tergopoh-gopoh mendampingi, biar ga hilang atau ketabrak angkot secara karnavalnya ga cuma dalam kompleks sekitar TK, tapi juga ke jalan raya Pondok Bambu Kavling yg padat kendaraan! Gimana sih pengurus TK nih ngaturnya? :(
11.00: mampir ke Hero Cipinang Jaya, beli kertas u/ cetak AD/ART Teruci yg mau kita rapatin jam 14.00 di Senayan City nanti.
12.00: masuk rumah, langsung shalat Dhuhur, makan sambil ngeprint AD/ARTnya Teruci.
13.00: meluncur ke Senayan City secara udah janjian sama pengurus Teruci (Terios Rush Club Indonesia) ngerampungin AD/ART, ngedraft susunan pengurus tetap dan program kerja serta soft/grand launching klub dalam waktu dekat. Di jalan sempat singgah di tukang servis tas, memerbaiki resleting tas andalan saya yang jebol pas dibawa ke Denpasar tempo hari.
13.30: Sampai di Cafe Oh La La di LG Senayan City. Di sana baru ada 1 orang Terucier, namanya Jaksa *tapi kerjaannya malah marketing :p*
14.00: baru deh semua pengurus inti Teruci (Kumendan, Wakil Kumendan I dan Wakil Kumendan II, Sekretaris dan Bendahara) lengkap hadir.
16.00: Kita sepakat menyudahi dulu hasil meeting pengurus ini dan akan menyebarluaskan di milis dan forumTERUCI.
16.15: Ambil uang di ATM BCA malah tergoda bikin kartu kredit BCA, secara ditawarin Kartu Platinum langsung, ga pake acara Silver ataupun Gold :D
16.45: Singgah di Mal Ambassador, ke Carrefour belanja buah-buahan untuk kudapan di acara Aqiqahnya Hito besok. Sekalian mampir ke toko komputer langgananku (Total Notebook Lt. 1) u/ ambil MP3 Recorder dan Travel Mouse pesananku.
18.00: Sampai di rumah, Vito sudah siap-siap mau kursus Wushu di Cipinang Jaya. Utinya udah di rumah, lagi bikin lemper.
19.00: Pergi ke rumah orangtuaku di Kalimalang, nuker TV secara TVku baru usai diperbaiki dan selama 2 minggu terakhir pinjam TVnya mereka.
21.00: Jemput Vito dari kursus Wushu.
21.15: Mandi, shalat Isha dan buka-buka email/ngempi.
Nah Minggunya, tak kalah sibuk.
Paginya, ngerjain bahan-bahan untuk rapat Steering Committee Senin pagi. Jam 10 sudah selesai, terus nunggu kiriman daging kambing Aqiqah yang tak kunjung datang. Pas ditelpon ternyata kurirnya belum berangkat dari rumahnya di Plumpang! Padahal kami pesan supaya diantar ke rumah jam 10! Berarti jam 10 sudah sampai rumah khan, bukan baru berangkat dari rumahnya! Huh!
Tunggu punya tunggu, sampai jam 12, daging kambing itu pun belum datang juga. Daripada bete, saya pergi ambil tas yang sudah selesai diperbaiki. Itu pun masih sempat-sempatnya jemput Yondi yg nekat datang ke rumah naik mikrolet M04, padahal dia mantan anak Tangerang yg sudah pulkam ke Padang 5 tahun yl. Nyasar baru nyaho loe Yon! :D
Jam 12.30 barulah si kurir datang, setelah nyasar berkali-kali padahal sudah dipandu via HP oleh Bunda. Kami langsung tancap gas ke panti asuhan Al-Hidayah di bilangan Jatibening sana. Entah apa bisa pulang ke rumah tepat waktu, secara undangan pengajian aqiqah adalah jam 14.00!
Alhamdulillah, exit tol Caman tidak macet hari ini, padahal jalan itu terkenal luar biasa macetnya. Dalam waktu 1.5 jam, kami sudah kembali ke rumah. Di rumah sudah ramai orang, termasuk keluarga dekat. Rumah kami yg cuma seuprit ini pun penuh sesak.
Jam 16.00 acara pengajian dan potong rambutnya Hito pun usai. Dilanjut dengan acara santap hidangan gulai kambing. Dua potong kepala kambing pun dihajar ramai-ramai oleh saudara-saudaranya Bunda. Sayang adik saya yg tinggal di Cikarang berhalangan hadir, sementara adik bungsu saya tidak suka makan daging kambing.
Sigh... jam 18.00 barulah rumah kembali tenang. Saya bisa mandi dan istirahat. Weksss... saya lupa kalau tadi ada SMS dari bapak Asdep (Direktur) yg minta dikirimin bahan presentasi u/ meeting besok pagi dan dari Ricky, yg minta transfer uang pembelian tiket pesawat u/ Batam hari Selasa nanti. :((
Capek? Ya iya laaaah... badan rasanya mau remuk aja nih. |
|  | Berawal dari network message-nya Winda yg ngajakin kopdar di PIM, alhasil serombongan sirkus MPers menyerbu rumah kontrakan saya yang langsung berasa sempit gitu deh.
Yg pertama nongol Mba Puji yg dateng beriringan naik motor Astrea Prima jadul dengan Wib. Ga lama Nozqa bareng Winda dan cowoknya yg ga kalah subur dari gw badannya, meski gw yakin jauuuuh lebih muda umurnya itu, dan Penyair Gemblung Aribowo.
Riuh rendah rumah dibuatnya, apalagi bersamaan datang Anneke, teman SD-nya Bunda, lengkap dengan Rudy, suaminya, dan Caca, anak perempuannya.
Sayang ga ada suguhan kecuali sirup jeruk daaaan es kelapa secara tukang bakso ga liwat-liwat :p
Sorenya Mba Ienk datang bersama Aras, sang calon mantu saya, dan si Pap (bapaknya Aras) diantar Nozqa :p
TQ teman-teman, terutama buat kadonyah dan kopdaran di rumahku yg mungil itu :)) |
Selasa 14.08.07 07.00 WIB
Dito, anak kedua saya, sedang siap-siap mau berangkat ke sekolahnya di TKIT Nurul Iman, Pondok Bambu. Saat bersamaan, saya juga sedang siap-siap mau berangkat ke kantor dan lanjut terbang ke Padang sore harinya.
Dito: Bunda antar Dito sekolah? Bunda: Ngga Nak, Bunda mau antar Ayah dulu Dito: Ah, Dito ga mau sekolah! Bunda: Lho? Kenapa? Dito: Bunda ga anter Dito sekolah, Dito ga mau sekolah!
Yang ada Dito mengamuk dan menangis guling-guling begitu tahu Bundanya tak mengantarnya ke sekolah. Makan waktu setengah jam sampai akhirnya Dito mau berangkat sendiri ke sekolah diantar Iwan, ojek antar-jemputnya, meski sembari melarang siapapun, kecuali si Iwan, mengantarnya.
Rabu 15.08.07 07.30 WIB
Dito sudah siap berangkat ke sekolah.
Bunda: Ayo Dito, Oom Iwan udah datang tuh! Dito: Bunda ga usah ikut! Dito mo sekolah sendiri! Bunda: Nanti Mba Diah (pengasuhnya, red.) nyusul naik angkot deh. Dito: Ga usah! Dito mo sekolah sendiri, diantar Oom Iwan. Bunda: Berani? Dito: Berani! Dito udah pinter sekolah sendiri! Ga usah dianter, ga usah salim (salam cium tangan, red.)!
Akhirnya Dito pun berangkat sendiri dan spontan jadi mandiri di sekolah, hanya didrop di sekolah dan dijemput oleh Iwan. Tidak pula menangis di kelas.
Di hari yang sama, pukul 09.00 WIB, Bunda mulai mules-mules dan ngeflek. Diantar Bapaknya (mertua saya, red.), Bunda pergi ke RSIA Jl. Tambak untuk kontrol. Setiba di sana, dokter kandungan yang memeriksa menyatakan sudah pembukaan 3 dan siap melahirkan dalam waktu yang tidak lama lagi! (baca juga ini)
Dito kemana? Sepulang sekolah, Dito asyik main game Madagascar di laptop. Sama sekali tidak bertanya-tanya kemana Bundanya.
Kamis 16.08.07 07.30 WIB
Saya pulang ke rumah dari RS tempat Bunda melahirkan. Saya ingin menemani anak-anak berangkat sekolah secara Bundanya belum pulang dari RS.
Ayah: Dito! Ayo berangkat sekolah! Oom Iwan sudah datang tuh! Dito: Ayah ga usah anter ya, Dito mau sekolah sendiri!
Alhasil secara saya menganggur ga perlu antar dia sekolah dan sudah terlanjur off dari kantor, saya pun balik ke RS untuk menemani istri saya di sana.
--------------------------------------------------------------------------
Well, sebuah perubahan drastis terjadi pada diri anak saya yang satu ini. Biasanya dia tidak mau sekolah kalau tidak diantar Bundanya, bahkan saat masih playgroup kudu ditemani sampai ke dalam kelas.
Nah kok pas hari-H adiknya lahir, dia berubah total jadi percaya diri dan mandiri. Tak hanya tak mau diantar, tapi juga tak mau ditunggui lagi.
Apa jangan-jangan dia sudah punya firasat ya???
What a miracle boy! 
Foto: Dito di sekolah pas lagi lomba 17an (taken 18.08.07)
©iput 2007 all rights reserved.
Biar kata Eyang Shakespeare What's in the name (Apa artinya sebuah nama), teteup buat saya dan istri yang namanya NAMA itu harus bermakna. Ya iyalah secara orang Inggris khan namanya ga jauh-jauh dari John, James, Robert, George, William, Stuart, Smith, Edward, Andrew, Steven. Nah kita orang Indonesia, beda suku aja bisa beda nama, apalagi beda agama.
Saya yang orang Jawa lahir dan besar di Betawi, sering ditanya teman-teman kuliah saya di Inggris yang orang India, secara nama belakang saya (Putrawidjaja) sangat berbau India sekali . Untung ada nama depan yang berbau Arab (Mochamad), itu pun masih salah dikira orang India Muslim atau malah Pakistan atau Bangladesh! *gubrakz * Nah begitu anak ketiga saya lahir, pusing dah cari nama. Pinginnya berakhiran To semua, macam kakak-kakaknya (Vito dan Dito), tapi kok sisanya yg umum tinggal Gito dan Tito. Lainnya garing semuah .
Gito: nama ini mengingatkan sama seorang sobat di Balikpapan, yang giginya tongos! --> so ditolak!
Tito: nama ini sebenarnya nama yang pernah saya pikirkan, diilhami dari nama tokoh sejarah favorit saya, Josip Broz Tito dari Yugoslavia. Cuma nama yang sama dipakai seorang teman, yg masih ada hubungan sodara sama istri, yg pernah bermasalah keuangan dengan saya dan berujung dipenjara. So, lagi-lagi ditolak! 
Secara saya tak kunjung jua dapat ide, istri menggunakan hak vetonya. Dia langsung karang nama puanjang be'eng: Muhammad Tegar Danishutama Putra a.k.a Danis McQueen.
Pola ini mirip dengan nama kakak-kakaknya:
- Muhammad Papuandivitama Putra a.k.a Vito McQueen
- Muhammad Brianditama Putra a.k.a Dito McQueen
Tegar katanya biar the last musketteer ini tegar menghadapi segala cobaan di dunia.
Danis diambil dari kata DANISH, yg artinya orang Denmark. Lho? Ya iya lah secara saya kerja untuk lembaga bantuan pembangunan internasional kerajaan Denmark alias Danish International Development Agency (disingkat DANIDA).
Hutama berarti utama, cuma begitu dirangkai dengan nama belakangnya (Putra) kok rada mengganjal secara mirip-mirip nama lengkap Tommy Soeharto ya??? 
Dengan nama panggilan DANIS, kok ga sama rimanya? Kok keluar dari pakem? Begitulah protes dan tandatanya besar yang muncul di benak banyak orang, baik saudara maupun teman-teman MPers.
Alhasil saya putar otak, saat shalat Jumat tadi siang (17.08.07) mendadak muncul nama HITO. Hmmm nama Jepang yang kayak menarik, begitu pikir saya.
Penasaran, pulang Jumatan saya SMS adik saya yang jebolan D3 Sastra Jepang Universitas Darma Persada: "Apa artinya HITO dalam bahasa Jepang? Macam Hirohito dan Akihito"
Sampai 40 menit kemudian, tak ada jawaban. Sigh, bener-bener dah ini adik bungsu saya ini. Udah ga kasih selamat, biar kata lewat SMS sekalipun, apalagi bezoek di RS, nah ini ditanya begitu sederhananya aja ga jawab-jawab.
Ya sudah, mending tanya Mr. Google dah. Dan dapat info berikut ini (sumber dari sini):
HITO ひと : 人 (名)
(SIN)- [1-2]
にんげん(人間) [bersifat netral atau agak bersifat ragam tulisan.]
- 《agak bersifat bahasa percakapan》 [=orang, manusia] individu sebagai umat manusia; orang sebagai umat manusia yg menjalankan kehidupan sosial.
(MIS)- 世の中にはいろいろな人がいる
〔di dunia ini terdapat bermacam-ragam manusia〕 - 人を雇いたいがなかなかいい人がいない
〔saya memerlukan tenaga kerja, tetapi sukar sekali utk mendapatkan orang yg tepat〕 - 姉には好きな人がいる
〔kakak saya sdh mempunyai kekasih〕 - 安田さんという人をご存知ですか
〔apakah sdr. kenal orang yg bernama Yasuda?〕 - 人の道にはずれた行い
〔tindakan yg menyimpang dr kemanusiaan〕 - ひ-で-なし(人でなし)
〔tdk berperikemanusiaan〕
[PEMAKAIAN]<ひと> adalah ungkapan yg tdk mengandung rasa hormat. Pada waktu mengatakannya dng rasa hormat, dipakai <かた>. - <ヒト・人>(biologi)【=manusia】manusia sebagai jenis mahluk hidup.
(MIS)- ヒトが誕生したのは今から200万年も前である
〔lahirnya manusia adalah kira-kira 2 juta tahun yg lalu〕 - 言語の使用に人の文化の特徴がある
〔pd penggunaan bahasa terdapat keistimewaan budaya manusia〕
[CATATAN]Kata ilmiahnya "Homo sapiens". - 《bahasa percakapan》 【=orang lain】orang selain diri sendiri.
(MIS)- 人をあてにしないで自分でやる
〔mengerjakannya sendiri tanpa mengharapkan bantuan orang (lain)〕 - 人のものを盗む
〔mencuri barang orang (lain)〕 - もう人を信じられなくなった
〔sdh tdk bisa mempercayai orang lagi〕 - ひ-だすけ(人助け)
〔menolong orang(ひと+たすける(助ける)〔menolong〕)〕 - ひ-ごと(人ごと)
〔{masalah|persoalan} orang lain(ひと+こと〔hal〕)〕 - ひと-さま(人様)
〔orang lain(juga, orang dlm masyarakat umum)〕
(KL)- じぶん(自分)
〔pribadi, diri sendiri〕
[PENULISAN]Kadang-kadang ditulis pula spt <他人>. - [=orang] orang-orang dlm masyarakat.
(MIS)- そんなことをすると人に笑われる
〔kalau melakukan hal spt itu pasti ditertawakan orang〕 - ひ-め(人目)
〔mata orang lain〕 - ひ-さわがせ(人騒がせ)
〔membuat orang repot〕 - ひ-ぎき(人聞き)
〔pendengaran orang(ひと+きく(聞く)〔mendengar〕)〕
(SIN)- せけん(世間)
[masyarakat umum.]
- 【=sifat】sifat/tabiat orang.
(MIS)- すっかり人が変わって無口になってしまった
〔sifatnya berubah sekali, dia sangat pendiam sekarang〕 - 知っているのに黙っているとは,あなたもお人が悪い
〔sifatmu jelek juga ya, meskipun kau tahu tapi kau diam saja〕 - ひ-と-なり(人となり)
〔sifat orang〕
[PEMAKAIAN]<人がいい> adalah ungkapan yg menganggap enteng orang lain, dng arti bhw orang tsb mudah diperdaya orang dan tdk mau mempertahankan haknya yg selayaknya.あいつは本当に人がいい[dia itu benar-benar orangnya terlalu baik].お-ひと-よし(お人好し) [bersifat baik, sayang orang]. 《ragam lisan》 [=saya, aku] diri sendiri bagi si pembicara.
(MIS)- 人の気も知らないでいい気な奴だ
[dia benar-benar berlagak tanpa {menyadari|mengetahui} perasaanku] - 人を馬鹿にするのもいい加減にしろ
[Hentikanlah sdh! Kau {memperbodohkan/menganggap enteng} diriku ini]
[PEMAKAIAN]<人となる> berarti tumbuh menjadi orang dewasa yg sdh akil-balig.〔tumbuh menjadi orang dewasa di bawah bimbingan ayah yg keras〕. Kesimpulannya? HITO = orang, manusia.
Akhirnya saya coba otak-atik nama yang sudah dikarang istri, biar ga terlalu berat mikirnya dah.
Hasilnya: MUHAMMAD TEGAR DANISHITAMA PUTRA a.k.a HITO McQueen [catatan: Danishi dibaca dengan aksen Jepang, jadi Danisyi]
Gimana?
[kalo bingung kenapa kami bernama belakang McQueen? simak di sini ] ©iput 2007 all right reserved.
|  | Hari pertama Danis di muka bumi diisi dengaaaaaaaaaaan... sesi foto!
Yak di RSIA Tambak ini setiap bayi dapat sesi foto gratis. Kebetulan pula hari ini ada sesi pemotretan model u/ majalah Mom 'n Kiddies.
Naluri narsis saya kumat begitu si perawat nawarin apakah Danis mau dijadikan model. Eh siapa tau beneran jadi model atau bintang iklan, tapi yang jelas biar dia belajar narsis laaaah *gubrakz*
Well, secara ini kali pertama, ya ditemenin Bundanya laaaah... Sayang hasil foto narsisnya yang difoto a la studio itu belum saya dapat dari potograper-nya. Ntar deh kalo udah, saya akan posting di sini. Yg ini diambil pake kamera kacang saya, jadi harap maklum kalo rada jelek hasilnya :D |
|  | Seperti sudah saya posting di network message yang saya posting dari Padang kemarin, anak saya yang ketiga sudah lahir dengan spec sebagai berikut:
- jenis kelamin: laki-laki - berat lahir: 3,8 kg - panjang lahir: 50 cm - warna kulit: putih - lahir: normal
Sekarang si kecil, yg diberi nama oleh Bundanya Danis, dari kata Danish (=orang Denmark) dan diambil dari nama tempat saya bekerja, yaitu DANIDA (Danish International Development Agency, lembaga pembangunan internasional Kerajaan Denmark), masih berada di RSIA Tambak, Jl. Tambak, Pegangsaan, Jakarta Pusat. Danis dan Bundanya ngendon di kamar 303 (lantai 3).
Yang mo kasih ucapan selamat, dipersilaken menghubungi langsung istri saya, Triana di 0813 8113 1485 atau 0817 0100 282.
Kepada para pelanggan setia sprei dan bantal cinta dagangan istri saya, bersama ini saya mohonkan maaf tidak bisa melayani pesanan untuk sementara waktu hingga si Danis sudah bisa disapih :D
Makasih banyak buat yang sudah bantu doa... ditunggu kadonya *mo bikin list tapi ga berani ah :p* |
Jujurly, kisah berikut ini rekaan adanya, meski diilhami dari kejadian sebenarnya, alias basa Enggresnya: the story is thoroughly fictitious, however, it is based on true events. 
Suatu hari Vito pulang sekolah sambil menangis. Bundanya bertanya kenapa menangis, mungkin dipikirnya Vito menangis karena berkelahi dengan temannya.
Bunda (B): Lho Mas, kok nangis? Ada apa ini ada apa? Vito (V): Tadi Vito dimarahin bu guru, Bunda!  B: Lho kenapa sampai bu guru marah? V: Tadi Vito salah menjawab pertanyaan bu guru.  B: Emangnya pertanyaannya apa? V: *sambil sesenggukan * Burung apa yang paling merdu suaranya? B: Terus Mas Vito jawab apa sih? V: Jawabannya ada 3 pilihan: a) burung kutilang, b) burung hantu, c) burung merpati. B: Terus Mas Vito jawabnya apa? V: Burung Hantu! B: Lho ya jelas salah, yg betul itu burung kutilang dunk.  V: Tapi kok bu guru kalo ngajarin nyanyi selalu begini: "terdengar burung hantu, suaranya merdu, kukuuu kukuuu kukukukuku *syair lagu burung hantu* B: *gubrakz!*
©iput 2007 all rights reserved.
Masih seputar Vito dan PR Sains-nya, topiknya pun masih sama: Penggolongan Mahluk Hidup.
Vito (V): Ayah, biji itu mahluk hidup apa bukan? Ayah (A): Menurut Mas, mahluk hidup itu bisa apa? V: Bisa tumbuh, bisa berkembang biak, uhm apa lagi ya??? A: Nah sekarang biji itu bisa tumbuh ga? V: Bisa, khan dari biji nanti keluar tunas, terus gede jadi pohon deh. A: Sekarang, menurut Mas Vito biji bisa berkembang biak ga? V: Ga tau, Vito ga ngerti. A: Ya bisa dunk, karena setelah jadi pohon, pohon khan berbuah, nah di dalam buah ada biji khan. Biji jatuh ke tanah terus tumbuh tunas dan membesar jadi pohon juga khan. V: O iya ya... Vito ngerti sekarang. Kalau kacang itu juga biji bukan? A: Iya, cuma tidak tumbuh di atas pohon tapi di dalam tanah, masuknya golongan polong-polongan. V: Kalo nasi? biji-bijian juga bukan? A: Iya, tapi golongannya lain, yaitu rumput-rumputan, sama dengan rumput di halaman. V: Oooo, tapi kok kacang sama nasi ga tumbuh di dalam perut? A: Ya ga lah, khan di perut kacang sama nasi diancurin sama lambung Mas. V: Oooo, kirain Vito lahirnya dari biji, soalnya kata Bunda Vito lahirnya keluar dari perut Bunda. A: ???? *bingungngejelasinnya.com*
Waaah lama-lama makin sulit nih pertanyaan anak-anak SD sekarang ini. Gambar dicuplik dari sini.©iput 2007 all rights reserved.
Dua hari lalu (01.08.07), Vito sedang bikin PR Sains-nya. Topiknya: Penggolongan Mahluk Hidup.
Vito (V): Ayah, paus itu ikan apa mamalia? Ayah (A): Menurut Mas Vito apa coba? V: Kalau dia ikan kenapa dia melahirkan anak bukan bertelur, terus kalau dia mamalia kok hidupnya di laut. A: Gini Mas, paus itu mamalia yang hidup di laut (baca ini deh, kalau ga percaya, red.), bukan ikan yang menyusui. V: Ah Vito jadi bingung, Ayah!  A: Sekarang Ayah tanya, kalau kelelawar itu burung apa mamalia? V: Burung, eh bukan... mamalia! Soalnya dia menyusui dan melahirkan anak!  A: Tapi bisa terbang khan? Nah kenapa juga paus yang juga menyusui dan melahirkan anak ga bisa hidup di laut. V: Iya ya Yah. Nah kalau manusia khan menyusui dan bisa berenang, tapi kok ga bisa terbang? A: Hayah, emangnya Superman!  V: Wakakakakak... *kabur takut disabet pake sapu*
gambar dari sini. ©iput 2007 all rights reserved.
| |